Daftar Istilah Optik

Berikut beberapa Istilah Optik yang sering kita temui :

Add ( Tambahan )

Merupakan besar lensa positif yang diperlukan untuk koreksi kaca mata melihat jarak dekat.

 

Anti Reflective Coating

Lapsan yang ada pada lensa akan memberikan akibat brkurangnya silau dan menimbulkan tampilan muka dengan tidak terjadi pantulan kaca mata yang dipakai. Hal ini banyak mengurangi kelelahan akibat sinar dimalam hari.

 

Axis, Visual , Sumbu Penglihatan

Garis yang menghubungkan titik pertengahan pupil dengan titik nodus atau nodal point.

 

Axis, Optical, Sumbu optik

Garis yang menghubungkan benda dengan titik nodus da bintik kuning sehingga dapat dilihat.

 

Bridge, Jembatan kaca mata

bagian dari gagang kaca mata yang terletak di depan hidung pemakai kaca mata

 

Eyeglasses , kaca mata

Lensa yang diukur kekuatanya dan diletakkan pada bingkai dan dipasang pada muka sebagai penambah kekuatan masuknya sinar ke dalam mata dan difokuskan pada retina.

 

Eyestrain , mata lelah atau mata tegang

Memberikan keluhan penglihatan kabur , sakit kepala , pengkihata bergelombang, kilata pada pandangan ,hilangya nafsu makan , mual dan mata terasa kering dan meradang.

 

Frame Widht  . Lebar gagang kaca mata

Jarak antara tepi gagang dari kiri ke kanan.

 

Lensa Prescription

setiap kaca mata atau lensa kontak yang dibuat sesuai utuk rabun jauh, dekat , astigmat dan rabun tua.

 

Lensa Bifocal , Lensa Bifokus

Kaca mata yang dibuat sedemikia rupa sehingga bagian atas untuk melihat jauh dan yang di bawah untuk melihat dekat atau membaca.

Lensa Multifocal

Lensa multi fokus

 

Lensa Bitoric, lensa torik

Lensa yang dibuat untuk koreksi sisa astigmat.

 

Lensa Aspheric , Lensa Asferik

Lensa dengan dasar lebih pipih dari pada lensa biasanya ,lensa yang tidak sferis dalam susunan optiknya ,lensa ang secara rasioal simetris, akan tetpi bagian depan dan belakang tidak merupakan bagian dari lengkungan , tetapi potongn dari sebuah elips.

Bahan lensa untuk koreksi penglihatan yang tipis dan ringan terutama bila disertai indeks bias tinggi kelengkungan lensa tidak sferis dan berubah perlahan-lahan dari sentral ke perifer. Lensa asferik ini telah dibuat untuk lensa bifokus penglihatan tunggal dan lensa progresif.

 

Lens High index, lensa indeks bias tinggi

Kaca mata yang dibuat dari bahan berindeks bias yang tinggi. Kaca mata akn terlihat tipis dan ringan.

 

Lens Oversize , Lensa besar

lensa dengan diameter lebih besar dari 61 mm.

Lensa Photochromic, Lensa Fotokromik

Lensa yang bening yang dapat berubah warna bila terpapar sinar ultra violet. Lensa fotokromik ini dapat terbuat dari kaca ataupun plastik dan dibuat untuk semua ukuran lensa.

 

Lensa Progressive , Lensa Progresif

Kaca mata multifokus tanpa batas baris dengan kekuata progresif ( bertambah perlahan-lahan ) dari jarak jauh hingga membaca dekat , sehingga memungkinkan melihat jauh dan dekat seperti presbiopia

kaca mata ini memerlukan penyesuaian pemakaian.

Lensa Polarized , Lensa Polaroid

Lensa yang hanya dapat meneruskan sinar melalui satu sudut saja , ensa ini menghambat sinar yang tersebar dan yang biasanya mengakibatkan rasa silau.

lensa yang dibuat untuk melindungi mata dari sinar ultraviolet dan mengurangi rasa silau. terbuat dari bahan keras transparan atau platik denga indeks bias tinggi.

 

Lens Spheric

Kaca mata dan lensa kontak dengan kecembungan yang sama pada seluruh dataran permukaanya

 

Lens Single Vision , Lensa lihat tunggal

Kacamata yang mengatasi penglihatan masalah satu mata.

 

Lensometer , Lensometer

Alat pengukur kekuatan pembiasan lensa atau kaca mata dan lensa kontak.

 

Sedangkan di resep dari dokter mata sering kita jumpai beberapa istilah singkatan yang artinya seperti ini :

OD/R = Oculus Dextra / Right = Mata Kanan
OS/L = Oculus Sinistra / Left = Mata Kiri
OU = Oculus Unistra = Mata Kanan Dan Kiri
Lensa Plus = + = Lensa Cembung
Lensa Minus = – = Lensa Cekung
Dioptri = D = Satuan Kekuatan Lensa
Sphere = S/Sph = Lensa Spheris
Cylinder = C/Cyl = Lensa Cylinder
Axis Cylinder = X = Sumbu Cylinder
Prisma Dioptri = = Satuan Kekuatan Prisma
Base In = B.I. = Arah Tebal dinasal
Base Out = B.O. = Arah Tebal ditemporal
Base Up = B.U. = Arah Tebal diatas
Base Down = B.D. = Arah Tebal dibawah
Addition = Add = Penambahan kekuatan Baca
Base Curve = B.C. = Lengkung Lensa
Centre Thick = C.T. = Tebal Tengah Lensa
Edge Thickness = E.T. = Tebal Tepi Lensa

Optical Centre = O.C. = Titik Focus
Straight Top/ = S.T./ = Segment Bagian Atas lurus, Flattop = F.T.
Curve Top = C.T. = Segment Bagian Atas Lengkung
Segment High = S.H. = Tinggi Daerah Baca Lensa Bifocal
Pupil Vertical = P.V. = Tinggi Pupil
Pupil Distance = P.D. = Jarak antara kedua pupil mata Kanan dan mata kiri
Distance Vitror = D.V. = Jarak titik focus lensa kanan dan kiri pada kacamata
Monocular Pupil = MPD = Jarak antara tengah hidung Distance dan pupil mata kanan / kiri
Geometrik = GCD = Jarak titik pusat rim kanan dan centre Distance rim kiri
Index Bias = n = Indeks Bias

 

Keyword Terkait :

  • istilah optik
  • daftar istilah optik
  • arti optik

Incoming search terms:

  • harga kacamata minus di optik
  • istilah optik
  • istilah-istilah optik
  • lensa spheris & aspheris
  • lensa aspheric pada kacamata
  • Left cyl -1 artinya
No comments yet.

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.